Kesal karena tidak segera mendapatkan bagian air dari waduk Tillari di Maharashtra, Goa tidak akan mengizinkan pasien Maharashtra mendapatkan layanan medis gratis dari rumah sakit pemerintah terkemuka di Goa, kata seorang pemimpin BJP di sini pada hari Sabtu.
Presiden BJP Goa Vinay Tendulkar mengatakan bahwa langkah tersebut akan membantu menyoroti urgensi masalah pasokan air Tillari.
“Kami memperkirakan Maharashtra akan mengeluarkan air dalam dua hingga tiga hari ke depan, sesuai dengan jaminan yang diberikan oleh Ketua Menteri Maharashtra (Prithviraj Chavan) kepada (Ketua Menteri Goa) Manohar Parrikar,” kata Tendulkar kepada IANS.
“Jika mereka tidak memenuhi janji itu, kami tidak punya pilihan selain mencegah masyarakat dari distrik Sindhudurg di Maharashtra untuk mendapatkan perawatan medis gratis di Goa Medical College (GMC),” kata Tendulkar.
GMC adalah institusi medis pemerintah terkemuka di Goa dekat Panaji dan menangani ratusan pasien dari Karnataka utara dan Maharashtra selatan.
Beberapa minggu yang lalu, Maharashtra memutus pasokan air dari bendungan Tilari setelah warga yang mengungsi di Bodade, sebuah desa yang terendam dalam reservoir bendungan, mulai melakukan protes di kanal bendungan, menuntut pekerjaan dan kompensasi.
Bendungan Tillari berada di distrik Sindhudurg di Maharashtrain di sungai Tillari.
Sungai ini menyuplai air untuk tiga kecamatan di distrik utara Goa yaitu Bicholim, Pernem dan Bardez. Dua yang terakhir adalah pusat pariwisata Goa.
Pembangunan bendungan dimulai pada tahun 1986 menyusul nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara pemerintah Goa dan Maharashtra dengan perkiraan biaya Rs212 crore.
Dalam MoU tersebut disebutkan Maharashtra akan memberikan 73 persen air dari bendungan tersebut ke Goa.
Ketika akhirnya diresmikan pada tahun 2009, biaya Bendungan Tillari meningkat menjadi Rs1.612 crore. adalah membangun sebuah bendungan untuk memberikan 73 persen bagian air di waduk yang dibendung tersebut.
Kesal karena tidak segera mendapatkan bagian air dari waduk Tillari di Maharashtra, Goa tidak akan mengizinkan pasien Maharashtra mendapatkan layanan medis gratis dari rumah sakit pemerintah terkemuka di Goa, kata seorang pemimpin BJP di sini pada hari Sabtu. Presiden BJP Goa Vinay Tendulkar mengatakan bahwa langkah ini akan membantu menyoroti urgensi masalah pasokan air Tillari.” Kami memperkirakan Maharashtra akan melepaskan air dalam dua hingga tiga hari ke depan, sesuai dengan jaminan yang diberikan oleh Ketua Menteri Maharashtra (Prithviraj Chavan) kepada (Kepala Menteri Goa) Manohar Parrikar,” kata Tendulkar IANS.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); );”Jika mereka tidak memenuhi janji itu, kami tidak punya pilihan selain mencegah masyarakat dari distrik Sindhudurg di Maharashtra dari perawatan medis gratis yang ditawarkan di Goa Medical College (GMC), kata Tendulkar.lalu pasokan air Maharashtra memutus bendungan Tilari setelah warga Bodade mengungsi, sebuah desa yang terendam di waduk bendungan, mulai melakukan protes di kanal bendungan menuntut pekerjaan dan kompensasi. Bendungan Tillari berada di distrik Sindhudurg Maharashtrain di Sungai Tillari. Sungai tersebut memasok air ke tiga kecamatan di utara distrik Goa di Bicholim, Pernem dan Bardez. Dua yang terakhir adalah pusat pariwisata Goa. Pembangunan bendungan dimulai pada tahun 1986 menyusul nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara pemerintah Goa dan Maharashtra dengan perkiraan biaya Rs212 crore. Dalam MoU tersebut disebutkan Maharashtra akan memberikan 73 persen air dari bendungan tersebut ke Goa. Ketika akhirnya diresmikan pada tahun 2009, biaya bendungan Tillari naik menjadi Rs1.612 crore. adalah membangun sebuah bendungan untuk memberikan 73 persen bagian air di waduk yang dibendung tersebut.