Menyalahkan Menteri Dalam Negeri Maharashtra RR Patil atas memburuknya situasi hukum dan ketertiban di negara bagian tersebut, pihak oposisi hari ini menuntut pengunduran dirinya setelah terjadinya pemerkosaan brutal terhadap seorang jurnalis foto berusia 23 tahun di sini.
“Jika Anda tidak dapat memperbaiki situasi hukum dan ketertiban di Mumbai, Anda harus mengundurkan diri,” kata presiden unit negara bagian BJP Devendra Fadnavis.
“Mumbai bukan lagi kota yang aman seperti dulu, namun telah menjadi kota pemerkosaan,” kata pemimpin BJP itu.
Pemimpin Shiv Sena Neelam Gorhe mengatakan pemerintah telah gagal menjaga hukum dan ketertiban di negara bagian tersebut.
Pemimpin NCP Vidya Chavan mengatakan pelakunya harus ditangkap dan dihukum berat.
Sementara itu, Patil yang mengunjungi RS Jaslok tempat perempuan tersebut dirawat, yakin pelakunya akan segera ditangkap.
“Kami telah menangani insiden ini dengan sangat serius. Tidak seorang pun boleh merusak situasi hukum dan ketertiban,” katanya.
Pemerintah memberikan prioritas tertinggi untuk memastikan bahwa perempuan aman, tambahnya.
Ketua MNS Raj Thackeray juga menuntut pengunduran diri Patil, dengan menyatakan bahwa pemimpin NCP itu “gagal total” sebagai menteri dalam negeri.
“Patil tidak cukup kompeten untuk menangani portofolio DPR secara efektif. Dengan orang seperti itu yang memimpin, situasi hukum dan ketertiban di negara bagian ini telah memburuk,” kata Raj kepada wartawan di Dadar di pusat Mumbai sore ini.
Patil adalah kurir ketua NCP Sharad Pawar, kata Raj.
“Patil tidak ada hubungannya dengan Departemen Dalam Negeri,” ujarnya.
“Dia ditempatkan di pos tersebut hanya untuk memberikan informasi kepada Pawar di Delhi tentang apa yang terjadi di Maharashtra,” kata kepala MNS tersebut.
Ketua MNS mengutuk pemerkosaan beramai-ramai tersebut dan mengatakan perempuan harus maju dan memberikan kalungan gelang kepada Patil.
Sementara itu, aktivis perempuan Shiv Sena melakukan protes di luar kantor polisi di Mumbai selatan untuk mengutuk pemerkosaan beramai-ramai dan menuntut hukuman tegas bagi pelakunya.
Berbicara kepada wartawan di Aurangabad, Ketua Menteri Prithviraj Chavan mengatakan tidak pantas bagi partai oposisi menuntut pengunduran diri Patil.
Presiden Sena Uddhav Thackeray mengatakan polisi harus menangkap semua tersangka pemerkosaan berkelompok dan mengarak mereka. “Insiden ini mempermalukan Mumbai dan umat manusia,” katanya.
“Pemerkosaan beramai-ramai merupakan indikasi kerusakan total terhadap situasi hukum dan ketertiban di negara bagian tersebut,” kata Uddhav.
“Ini saatnya untuk berdiri teguh di belakang polisi dan bukan waktunya bermain-main dalam pertarungan politik,” ujarnya.